SANGGAU, tembawangsanggau.id – Pemerintah Kabupaten Sanggau mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Budaya Sabang Merah (Samer Culture Festival) Tahun 2026. Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah pengurus paguyuban di Kabupaten Sanggau.
Rapat tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan festival tidak sekadar menjadi agenda hiburan, tetapi mampu menjadi ruang pelindungan, pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan daerah.
Susana menekankan pentingnya keterlibatan paguyuban dalam menampilkan serta memperkenalkan keberagaman budaya yang hidup di Kabupaten Sanggau. Kolaborasi antara pemerintah, paguyuban dan pelaku budaya dinilai penting agar kekayaan budaya lokal tetap terjaga sekaligus dapat dikenal oleh generasi muda.
Pelaksanaan Samer Culture Festival ini juga sejalan dengan program pengembangan kebudayaan, khususnya kegiatan Pelindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Objek Pemajuan Kebudayaan. Dalam dokumen perencanaan Kabupaten Sanggau 2026, program tersebut diarahkan untuk melindungi dan mengembangkan objek kebudayaan di seluruh wilayah Sanggau.
Pemkab Sanggau berharap festival ini nantinya tidak berhenti pada pertunjukan budaya, tetapi mampu mendorong regenerasi pelaku seni, memperkuat identitas daerah, serta membuka ruang bagi masyarakat dan komunitas budaya untuk berkreasi.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat pemanfaatan kawasan Sabang Merah sebagai ruang publik untuk aktivitas masyarakat, kreativitas dan pengembangan potensi lokal.












