banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90

Wabup Sanggau Dorong Nilai 4 Pilar Jadi Pedoman Hadapi Tantangan Zaman

SANGGAU, tembawangsanggau.id – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, membuka kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Anggota Komisi XIII DPR RI, Paolus Hadi, di Aula Hotel Grand Narita Sanggau, Sabtu, 13 September 2026.

Kegiatan tersebut dinilai penting bukan sekadar sebagai agenda sosialisasi, tetapi sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan di tengah perkembangan teknologi informasi, perbedaan pilihan politik, serta berbagai tantangan sosial yang dapat memicu perpecahan.

Empat Pilar MPR RI mencakup Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa.

Susana Herpena menekankan, nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga toleransi, menghargai perbedaan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya datang dari konflik terbuka, tetapi juga dari penyebaran informasi yang tidak benar, ujaran kebencian, serta sikap saling mempertentangkan perbedaan.

Karena itu, masyarakat Sanggau diharapkan mampu menjadikan Pancasila, konstitusi, NKRI dan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman dalam menyikapi berbagai persoalan.

“Empat Pilar ini jangan hanya kita pahami sebagai materi sosialisasi, tetapi harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah perkembangan teknologi dan banyaknya informasi yang beredar, masyarakat harus mampu menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan tidak mudah terprovokasi,” kata Susana Herpena, Wakil Bupati Sanggau.

Sementara itu, Paolus Hadi menyampaikan bahwa sosialisasi nilai-nilai kebangsaan harus menyentuh kehidupan masyarakat secara nyata, khususnya generasi muda. Pemahaman terhadap empat konsensus kebangsaan diharapkan tidak berhenti pada teori, tetapi diterapkan dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat.

“Kita ingin nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika benar-benar dipahami dan diterapkan masyarakat. Tantangan kita sekarang adalah bagaimana generasi muda tidak hanya mengenal nilai kebangsaan, tetapi mampu menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” kata Paolus Hadi, Anggota Komisi XIII DPR RI.