SANGGAU, tembawangsanggau.id – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau membutuhkan dukungan sarana pemadaman yang memadai, terutama di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya potensi kebakaran di sejumlah wilayah.
Merespons kondisi tersebut, PT Finnantara Intiga menyerahkan bantuan mesin alat pemadam kebakaran kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan petugas dalam melakukan penanganan kebakaran secara cepat di lapangan.
Dukungan peralatan tersebut dinilai penting karena penanganan Karhutla tidak cukup hanya mengandalkan kesiapan personel. Kecepatan menuju lokasi, ketersediaan peralatan dan kemampuan menjangkau sumber air menjadi bagian penting dalam mencegah api meluas.
Pemerintah Kabupaten Sanggau sebelumnya telah meningkatkan status penanganan Karhutla dari siaga darurat menjadi tanggap darurat. Kebijakan tersebut diambil menyusul perkembangan kondisi kebakaran yang membutuhkan penanganan lebih serius, terpadu dan melibatkan berbagai unsur.
Bahkan, dalam penanganan di sejumlah titik, BPBD, Manggala Agni, TNI-Polri, Damkar dan unsur lainnya harus bergerak bersama untuk melakukan pemadaman. Salah satunya terlihat dalam penanganan Karhutla di kawasan Sabang Merah, Kecamatan Kapuas, yang membakar sekitar 1,3 hektare lahan sebelum berhasil dipadamkan tim gabungan.
Karena itu, bantuan mesin pemadam dari dunia usaha seperti PT Finnantara Intiga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyerahan, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk memperkuat respons Satgas Karhutla ketika terjadi kebakaran.
“Selain memperkuat penanganan saat api muncul, dukungan peralatan juga menjadi bagian dari upaya mempercepat pencegahan agar titik api dapat ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” Octavianus Butar Butar Ragional head PT Finnantara Intiga, Senin, 31 Agustus 2026.












