banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90

HIMASA Bersuara, Mengawal Persoalan dan Aspirasi Masyarakat Sanggau

SANGGAU, Tembawangsanggau.id – Himpunan Mahasiswa Sanggau (HIMASA) menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam mengawal berbagai persoalan dan aspirasi masyarakat di Kabupaten Sanggau.

Melalui ruang HIMASA Bersuara, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai kelompok akademik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan publik, pembangunan daerah, serta kepentingan masyarakat Sanggau.

Ketua Umum HIMASA, Yovinus Feriyanto, mengatakan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memperhatikan persoalan yang terjadi di daerah. Menurutnya, suara mahasiswa perlu disampaikan secara kritis, konstruktif, dan berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan.

“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita memiliki tanggung jawab untuk melihat, mengkaji, dan menyuarakan persoalan yang dirasakan masyarakat. HIMASA ingin menjadi bagian dari proses tersebut,” ujar Yovinus.

Ia menambahkan, HIMASA Bersuara diharapkan menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai pihak, khususnya pemangku kebijakan di Kabupaten Sanggau.

“Yang kita dorong bukan sekadar kritik, tetapi bagaimana persoalan yang ada dapat menjadi perhatian bersama dan dicari jalan keluarnya. Kami ingin suara mahasiswa hadir sebagai kontrol sosial sekaligus bagian dari solusi,” katanya.

HIMASA juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan publik. Aspirasi tersebut nantinya dapat menjadi bahan bagi mahasiswa untuk dikaji dan dikawal sesuai kapasitas organisasi.

Melalui gerakan tersebut, HIMASA berharap keberadaan mahasiswa dapat semakin dirasakan dalam kehidupan sosial masyarakat Sanggau, terutama dalam mengawal isu pendidikan, pembangunan, pelayanan publik, lingkungan, serta persoalan sosial lainnya.

HIMASA Bersuara bukan sekadar tentang menyampaikan suara, tetapi tentang memastikan persoalan masyarakat tidak berhenti menjadi pembicaraan.